Resep Tongseng Daging Sapi Empuk dan Enak

Resep Tongseng Daging Sapi

Mendekati Hari Raya Idul Adha, banyak dari kita yang mencari-cari resep masakan daging. Sebenarnya, ada banyak menu masakan dari daging yang bisa dicoba di rumah. Salah satu menu masakan dari daging adalah tongseng daging sapi yang empuk dan enak.

Ya, tongseng tak hanya bisa dibuat dari daging kambing saja. Tongseng juga bisa dibuat dari daging sapi. Selain rasanya yang lebih enak dan aromanya yang lebih ramah, tongseng daging sapi juga lebih menyehatkan karena rendah kolesterol dan tidak berisiko meningkatkan tekanan darah tinggi seperti halnya daging kambing.

Bicara mengenai resep tongseng daging sapi, kali ini selangorsmartcity.com memiliki resep tongseng daging sapi. Simak baik-baik resepnya dan selamat mencoba di rumah.

Bahan

  • 500 gram daging sapi dengan sedikit lemak
  • 5 sdm minyak zaitun, untuk menumis bumbu
  • 1 liter air
  • 250 ml santan kental
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 1 ruas jari lengkuas, memarkan
  • 1 ruas jari jahe, memarkan
  • Kecap manis, secukupnya

Pelengkap

  • 2 buah tomat, belah empat
  • Kubis, secukupnya
  • 1 batang daun bawang, cincang kasar
  • 3 lembar daun seledri
  • Bawang merah goreng, secukupnya
  • 5 buah cabai keriting, iris tipis

Bumbu Halus

  • 3 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • 7 buah cabai rawit
  • 3 butir kemiri
  • ½ sdt lada bubuk
  • Penyedap masakan, secukupnya
  • Garam, secukupnya

Baca juga : Cara Membuat Bumbu Rendang yang Nendang dan Mengetahui Sejarahnya

Cara Membuat

  1. Rebus daging sapi hingga empuk. Agar daging sapi cepat empuk kamu bisa merebusnya bersama daun pepaya atau irisan buah nanas.
  2. Angkat kemudian tiriskan daging sapi yang telah direbus hingga empuk. Jika daging sudah dingin, iris tipis sesuai selera.
  3. Panaskan minyak, tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga harum.
  4. Tambahkan batang serai, lengkuas, jahe, daun salam dan daun jeruk. Aduk rata.
  5. Tambahkan air ke dalam tumisan bumbu, masukkan daging yang telah diiris. Aduk rata.
  6. Masak semua bahan hingga mendidih, tambahkan kecap manis, cabai keriting, kubis, tomat, daun bawang dan daun seledri. Masak hingga semua bahan matang.
  7. Tambahkan santan, masak kembali hingga mendidih dan tambahkan bawang merah goreng.
  8. Koreksi rasa, masak semua bahan hingga santan cukup mengental dan daging semakin empuk serta bumbu meresap.
  9. Angkat tongseng yang telah matang, sajikan bersama nasi hangat.
  10. Itulah resep tongseng daging sapi yang empuk dan enak. Resep yang sangat mudah bukan? Selamat mencoba resep ini dan semoga keluarga di rumah suka.

Cara Membuat Bumbu Rendang yang Nendang dan Mengetahui Sejarahnya

Cara Membuat Bumbu Rendang

Rumah makan Padang, restoran yang satu ini memang tak hanya kamu temukan di Padang, Sumatera Barat saja. Tapi hampir di setiap wilayah di Indonesia ada, bahkan hingga di luar negeri. Dan salah satu menu andalan yang pasti di semua rumah makan Padang itu ada adalah rendang. Yup, siapa yang nggak suka dengan makanan yang masuk dalam daftar makanan terlezat di dunia tersebut.

Rendang menjadi salah satu makanan terenak di dunia ternyata juga butuh resep yang tepat agar bisa menciptakan rasa yang nikmat. Ada banyak sekali aneka resep rendang yang bisa dicoba, tapi jika ingin masak rendang dengan bumbu paling nendang, ini dia cara membuatnya ala resep selangorsmartcity.com.

Bahan:

  • 500 gr daging sapi has, potong-potong

Bumbu utuh:

  • 500 ml santan kental (dari 1 buah kelapa cukup tua)
  • 300 ml santan cair (dari sisa memeras santan kental yang sebelumnya)
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu sapi bubuk
  • 1 sdm gula pasir
  • 7 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun kunyit
  • 3 lembar daun salam
  • 3 batang serai, memarkan
  • 3 ruas lengkuas, potong jadi dua

Bumbu halus:

  • 10 buah cabai merah besar
  • 10 buah cabai keriting
  • 5 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • 3 cm jahe
  • 3 butir kemiri
  • 1 sdt ketumbar, sangrai
  • 1 sdt merica butir
  • 1 batang keningar/kayu manis
  • 1 sdm gula merah, sisir
  1. Tumis bumbu halus hingga harum dengan minyak cukup banya agar tidak kering dan gosong. Ketika sudah harum, masukkan daun kunyit, jeruk, salam, serai, dan lengkuas. Tumis hingga bumbu matang atau bau langunya hilang.
  2. Masukkan daging dan aduk rata dengan bumbu. Aduk terus hingga daging matang bagian luarnya atau mulai mengeluarkan minyak. Proses ini cukup lama jadi harus sabar.
  3. Jika daging suka mulai mengeluarkan minyak, tuang santan kental dan santan cair. Aduk rata. Masak hingga mendidih.
  4. Masukkan gula merah, gula pasir, garam, dan kaldu bubuk secukupnya. Tes rasa, jika sudah sesuai, masak terus hingga daging empuk. Semakin lama memasak semakin enak bumbunya.
  5. Ketika kuah santannya sudah agak habis dan bumbunya mengenta pekat, angkat.
  6. Rendang siap dinikmati. Jika tidak punya santan dari kelapa asli, bisa diganti dengan santan instan. Sesuaikan saja kekentalan dan porsinya.

Baca juga : 20 Tempat Wisata Di Lembang Yang Lagi Viral

Mengetahui Sejarah Rendang

Ada yang tahu kapan makanan olahan daging sapi yang dicampur dengan santan dan rempah-rempah tersebut mulai dinikmati masyarakat Minang?

Dilansir dari Minangkabausiana.bpa.sumbarprov.go.id, Sejarawan Universitas Andalas, Prof. Dr. Gusti Asnan menduga, rendang telah menjadi masakan yang tersebar luas sejak orang Minang mulai merantau dan berlayar ke Malaka untuk berdagang pada awal abad ke-16. Rendang juga disebut dalam kesusastraan Melayu klasik seperti Hikayat Amir Hamzah yang membuktikan bahwa rendang sudah dikenal dalam seni masakan Melayu sejak 1550-an (pertengahan abad ke-16).

Bagi masyarakat Minangkabau, rendang bukan cuma makanan biasa karena rendang memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Minang. Dagiang (daging sapi) melambangkan “Niniak Mamak” (para pemimpin suku adat), Karambia (kelapa) merupakan lambing “Cadiak Pandai” atau kaum intelektual, Lado (cabai) adalah lambing “Alim Ulama” yang tegas, tegas untuk mengajarkan syariat agama, dan terakhir adalah pemasak (bumbu) yang merupakan lambang dari keseluruhan masyarakat Minangkabau.

Uniknya bukan hanya daging sapi yang bisa dijadikan rendang. Meskipun jarang, kamu juga bisa mencicipi rendang ayam, daging kambing, itik, paruh sapi, hati sapi, kerang, telur, dan rendang maco alias ikan asin yang rasanya gurih dan nikmat. Informasi penting buat kamu pecinta rendang, rendang yang enak adalah rendang yang warnanya benar-benar gelap.